3 Mei 2013

Ingat Ujian Nasional ? Ketahuilah Dapurnya Itu BSNP


Sebuah perhelatan akbar dari dunia pendidikan di tanah air ini adalah Ujian Nasional (UN) dan untuk UN-UASBN 2013 pada jenjang pendidikan dasar (SD/MI sederajat) masih berlangsung. Beberapa hari terakhir ini berbagai kalangan menyorot dan menyoal pelaksanaan UN 2013 yang karut marut, berbagai ragam tanggapan bisa kita saksikan di berbagai media massa  nasional, bahkan tokoh-tokoh nasional pun buka suara, ada yang menilai bahwa Ujian Nasional (UN) tahun 2013 ini dikatakan yang 'terburuk' sepajang sejarah berdirinya Republik ini. Sungguh miris. Lantas siapa atau lembaga mana yang dipertanyakan dan menjadi pengendali utama dalam UN ini? Apakah Kementerian Pendidikan dan Kebudayan (kemdikbud) atau terlibat juga ada lembaga lainnya, sesuai yang diedarkap pada di POS UN 2013 yang ini sepertinya hanya kalangan terbatas yang mengetahuinya, bahwa Petunjuk Operasional Standar UN (POS UN) itu dikeluarkan oleh BSNP.

Apa itu BSNP ?

Terkadang istilah BSNP dan BNSP ini di kalangan para pendidik, guru atau pun para pemerhati pendidikan sering tertukar penyebutannya. Padahal keduanya amat berbeda fungsi dan tugasnya. Adapun persamaannya adalah keduanya berbentuk badan atau lembaga mandiri profesional, dan bertanggung jawab langsung ke Presiden, serta keduanya tentu diperuntukan untuk sama-sama mengemban amanat bertanggung jawab atas kemajuan, kebermutuan pendidikan di Indonesia yang selalu berkordinasi secara intens dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud RI). Istilah BSNP adalah singkatan dari Badan Standar Nasional Pendidikan, sedangkan BNSP adalah Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) merupakan lembaga mandiri, profesional, dan independen yang mengemban misi untuk mengembangkan, memantau pelaksanaan, dan mengevaluasi pelaksanaan standar nasional pendidikan.

Tugas dan Kewenangan BSNP

BSNP bertugas membantu Menteri Pendidikan Nasional dan memiliki kewenangan untuk:
  1. Mengembangkan Standar Nasional Pendidikan
  2. Menyelenggarakan Ujian Nasional (UN)
  3. Memberikan rekomendasi kepada Pemerintah dan pemerintah daerah dalam penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan
  4. Merumuskan kriteria kelulusan pada satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah
  5. Menilai kelayakan isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikaan buku teks pelajaran
Standar yang dikembangkan oleh BSNP berlaku efektif dan mengikat semua satuan pendidikan (lihat BAN-S/M) secara nasional.

BSNP dipimpin oleh seorang ketua dan seorang sekretaris yang dipilih oleh dan dari anggota atas dasar suara terbanyak. Dalam menjalankan tugasnya, BSNP didukung oleh sebuah sekretariat yang secara ex-officio diketuai oleh pejabat Departemen Pedidikan Nasional (Depdiknas) yang ditunjuk oleh Mendikbud. BSNP dapat menunjuk tim-tim ahli yang bersifat adhoc sesuai kebutuhan.

BSNP didukung dan berkoordinasi dengan Kemdikbud dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama, dan dinas yang menangani pendidikan di provinsi/kabupaten/kota.

sumber : BSNP

Ohh apa dan siapa itu BNSP ?


Ditulis oleh Administrator BNSP


Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2004 atas perintah UU Nomor 13 tahun 2003, tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi, utamanya pasal 4 Ayat 1) : Guna terlaksananya tugas sertifikasi kompetensi kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, BNSP dapat memberikan lisensi kepada lembaga sertifikasi profesi yang memenuhi persyarataan yang ditetapkan untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja. Ayat 2) : Ketentuan mengenai persyaratan dan tata cara pemberian lisensi lembaga sertifikasi profesi sebagaimana dimaksud dalam ayat 1) ditetapkan lebih lanjut oleh BNSP.

BNSP merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja.

Pembentukan BNSP merupakan bagian integral dari pengembangan paradigma baru dalam sistem penyiapan tenaga kerja yang berkualitas. Berbeda dengan paradigma lama yang berjalan selama ini, sistem penyiapan tenaga kerja dalam format paradigma baru terdapat dua prinsip yang menjadi dasarnya, yaitu : pertama, penyiapan tenaga kerja didasarkan atas kebutuhan pengguna (demand driven); dan kedua, proses diklat sebagai wahana penyiapan tenaga kerja dilakukan dengan menggunakan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi (Competency Based Training / CBT).

Pengembangan sistem penyiapan tenaga kerja dengan paradigma baru ini dimulai pada awal tahun 2000 yang ditandai dengan ditandatanganinya Surat Kesepakatan Bersama (SKB) antara Menteri Tenaga Kerja, Menteri Pendidikan Nasional, Ketua Umum Kadin Indonesia. Didalam SKB tersebut disepakati pembentukan Badan Nasional Pendidikan dan Pelatihan Profesi (BN3P) sebagai wadah untuk pengembangan CBT di Indonesia. Pada awalnya BN3P diusulkan untuk dibentuk berdasarkan keputusan Presiden (Keppres). Tetapi setelah pembahasan mendalam secara lintas – sektoral bersama dengan Sekretariat Negara (Sekneg) pada tahun 2001 akhirnya disepakati untuk diusulkan pembentukannya berdasarkan Undang – Undang.

Mempertimbangkan bahwa pengusulan secara khusus pembentukan BN3P yang kemudian berubah menjadi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) berdasarkan Undang – Undang pada waktu itu diperkirakan membutuhkan waktu yang lama. Maka untuk memudahkan proses dan sekaligus mempersingkat waktu akhirnya disepakati untuk memasukkan pembentukan BNSP kedalam Rancangan Undang – Undang Ketenagakerjaan yang pada tahun 2002 dalam proses pembahasan dengan DPR-RI. Pada tahun 2003, Undang – Undang No. 13 disahkan yang didalamnya secara eksplisit mencantumkan tentang prinsip – prinsip pelatihan tenaga kerja berdasarkan paradigma baru dan menetapkan BNSP sebagai pelaksana sertifikasi kompetensi kerja. 

sumber: BNSP

Heboh UN, May Day, dan Politikus Karbitan Ikut Menyemarakan Hari Kelabu Pendidikan Nasional


Sangat ironi, ditengah pergulatan kegalauan para buruh dalam demo May Day 1 Mei 2013 menuntut perbaikan nasib dan perhatian pemerintah pada tenaga outsourching, kegelisahan para pendidik ,para orang tua siswa dan pemerhati pendidikan oleh sebuah kegagalan perhelatan akbar Ujian Nasional 2013 yang dikelola BSNP dan Kemdikbud. Sepertinya tidak mau kalah perhatian untuk bersaing, para aktifis partai dan politikus karbitan pun bagaikan jamur di musim hujan. Tragis memang, sebuah pertontonan dagelan anak negeri yang semakin kompleks, kalau tidak dikatakan lengkap sudah momentum kehancuran negeri ini sudah menggantung, tinggal menunggu datangnya waktu. Astaghfirullah..!

Sejumlah partai politik berlomba-lomba merekrut seleb dan aktris sebanyak-banyaknya untuk dijadikan calon anggota legislatif (caleg) dalam rangka mendulang suara. Mereka yakin dengan merekrut caleg dari kalangan seleb dan aktris sebanyak-banyaknya target suara di DPR akan tercapai. Tak peduli, si seleb dan aktris itu bermutu atau tidak, yang penting popular, dan rakyat akan memilihnya pada saat pemilu berlangsung 2014 mendatang.

Kasihan kebanyakan rakyat Indonesia, terutama mereka yang selama ini mengidolakan dan menggilai-gilai seleb dan aktris yang biasa mereka lihat di televisi. Rakyat kebanyakan disuguhi pilihan caleg yang, jika kita lihat mereka yang direkrut dari kalangan seleb dan aktris ini sudah dapatlah dinilai bagaimana sesungguhnya kualitas dan kemampuan mereka.

Walhasil, sederet nama seleb dan aktris yang mendaftar dan menjadi caleg sejumlah parpol itu hanya mengandalkan popularitas belaka. Jika mereka terpilih melenggang ke Senayan, parpol yang merekrut mereka pun menikmati raihan suara hasil dari popularitas mereka, tanpa peduli dengan kualitas sang caleg.

Ini hanya semakin menambah daftar pembodohan dan pembohongan publik di republik ini, setelah sebagian besar calegnya terpilih lantaran: popular dan punya fulus banyak.


Makin ke sini, alih-alih memberikan pendidikan politik kepada rakyat, malah akrobat mereka kian tak peduli dengan melakukan pembodohan terhadap rakyat. Mereka hanya memikirkan bagaimana caranya suara yang didulang diraih sebanyak-banyaknya tanpa peduli dengan kualitas caleg yang disodorkan kepada rakyat.

Kalau boleh disebut parpol yang hanya mengandalkan caleg dari kalangan orang-orang yang popular dan banyak duit, sesungguhnya kualitasnya 11-12 dengan para caleg yang direkrut dari kalangan seleb dan aktris tersebut.

Maka, jika nanti rumah rakyat di Senayan dihuni oleh orang-orang yang tidak berkualitas, dapat dipastikan kinerja DPR tak lebih bagus dari periode sebelumnya, bahkan bisa lebih buruk lagi.

Demikianlah sistem yang dengannya rakyat dapat dibodohi bahkan ditipu untuk kepentingan mendulang suara sebanyak-banyaknya dengan cara menyodorkan orang-orang popular dan banyak duitnya, meskipun miskin mutu! Pemilu yang kalau boleh disebut tak menghasilkan apa-apa selain perilaku korup dan kebobrokan baru dengan penghamburan uang rakyat yang sedemikian besarnya.

Allah berfirman, “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh,” (QS Al-Ahzab 72).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika amanat telah disia-siakan, tunggu saja kehancuran terjadi.” Ada seorang sahabat bertanya: “Bagaimana maksud amanat disia-siakan?” Nabi menjawab, “Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancurannya,” (HR Bukhari No. 6015).

Warga bangsa ini tidak merasa perlu sadar sekali pun sudah hancur-hancuran dan tidak pernah mau belajar dari sebuah kegagalan sistem dari neger-negeri yang saat ini tengah bangkrut. Tidak terlihat ada tokoh dari  kalangan tokoh nasional untuk melirik kepada sistem yang penuh rahmatan lil alamin yakni Islam. Kilas balik ke sejarah, mungkin nasib negeri ini sejak awal berdirinya saja hingga kini saja sudah salah pilihan orang, penuh intrik dan salah urus. Apalagi bila nanti, sudah tampak ke permukaan bagaimana generasi muda penerusnya yang hedonis saat ini, terbayang negeri ini akan semakin parah karena mereka pun pasti berkaca pada kelakuan tokoh pemangku republik saat ini yang jelas-jelas amat jauh dari nilai-nilai akhlaq syar'i Islam! Na’uudzubillaahi mindzaalik!

2 Mei 2013

Remarks: MINISTER OF EDUCATION AND CULTURE OF WARNING NATIONAL EDUCATION DAY YEAR 2013 THURSDAY, 2 MAY 2013


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Good morning and best wishes for all of us, 
Attendees, participants of the ceremony were happy, 


Alhamdulillah, let us be ever grateful into the presence of Illahi Rabbi, God Yang Maha Esa, because thanks to grace and hidayah-His, we are all of still given the opportunity, strength, health, and love of so that we can carry out commemoration Education Day of National, May 2nd, 2013, inside a healthy state and full spirit. 

Through this warning, please allow me, on behalf of the Government would like to express our gratitude and highest appreciation to all employees of education, local government, organizations engaged in education and other stakeholders for any effort, care and attention given in developing world education. We pray in order that the figures and fighters education which have preceded us obtain the place who decent side of-His and us all of who at this time obtain amanah for manage education was given strength, intelligence, and patience in preparing generations future a better. 

In this opportunity, I would like to convey greeting "Congratulations Day National Education, dated May 2, 2013". Hopefully all the ikhtiar us for advancing the world of education become increasingly qualified and access to education for the people of Indonesia as a whole increasingly an open and can be immediately materialize. 

Upper behalf of Ministry of of Education and Culture, please allow me delivered an apology as sincerely as-of his sincere top of issue of organization of National Exam Levels SMA are equal years of lesson 2012/2013. This case we must make a very valuable lesson in providing educational services to the community. 

Attendees were happy, 
Like the body, to be resistant to various diseases, immunity power must be increased, one of the efforts is through vaccination. In a social perspective, there are three very large social ills negative impact: (i) poverty, (ii) ignorance, and (iii) retardation civilized. 

How do I increase resistance (immunity) to avoid a third social kinds of disease? The answer is education. Therefore, education can be a social vaccine. Aside from being a social vaccine, education is also a social elevator to improve social status. 

Two things that the underlying theme of this year's National Education Day, which is "Improving Quality and Access to Justice". We need a vaccine and the social elevator so we avoid the three diseases and also to improve the social status. The theme is a reflection of the answer to the challenges, problems, and aspirations of the community in setting up a better generation. 

Educational services should can be reach out to entire layers of society in accordance with the principle educational for all (Education for All) without distinguish the origins, social status, economic, and cantonal. Attendees were happy, the 1945 Constitution mandates that every citizen has the right to basic education and the state is obligated to finance it (Article 31, paragraphs 1 and 2 of the 1945 Constitution). Therefore, the central and local governments together with the community has been trying to fulfill the mandate through the construction of schools throughout Indonesia, including in the area of ​​3T (frontier, outer, and left behind). 

Access to education is affected by the availability and affordability of education unit financing. For that, the government continues to constantly prepare availability educational unit who decent, especially in regions 3T, including in it delivery of teachers' through program Bachelor Educate in regions 3T (SM3T). In terms of affordability government has set up the School Operational Assistance (BOS) for primary and secondary education, Operational Support State University (BOPTN), Help Poor Students (BSM), Shutter Mission and Scholarship. 

In 2013, has prepared a budget of Rp 7.8 trillion for BSM. During that, since two years last, has been was opened several public universities (including the Academy Community) in regions the border and in the some regions which assessed strategic. Besides being a center of excellence to the spread of the college, also acts as a safety belt for social and political integrity of the Unitary Republic of Indonesia. To that, had been prepared policy-special opportunity for sons-daughter Papua, Papua West, and regions 3T another to become student in various universities best in Indonesia through program affirmations higher education (afirmasi pendidikan tinggi-ADIK). 

In this occasion anyway I would like to invite to the all the lover the world of education for the together-together opened the posko anti drop out (DO) or anti drop out school in early year later lessons. We want to make sure in order that our children can continue their education to pursue higher degrees, especially from basic education level to medium sized. 

Attendees were happy, 
As part of efforts to improve the quality of education, Insha Allah start the school year 2013/2014 will be applied Curriculum 2013 for primary education and secondary gradual and limited. Gradually, means the curriculum is not implemented in all classes at all levels, but only in class 1 (one) and grade 4 (four) for the elementary school level, and grade 7 (seven) for junior high, and grade 10 (ten) for SMA and SMK . 

Limited means that the number of schools that implement tailored to the level of school readiness. Curriculum 2013 is designed to produce graduates who have the knowledge competencies, skills, and attitudes as a whole. This is important in order to anticipate the needs of competence 21st century and prepare the next generation of gold in 2045. 

Attendees were happy, 
Finally, let us increase the effort and sincerity us in providing educational services to the community. I offer my congratulations commemorate Education Day of National to the all educators, educational personnel, learners, instigators of and lovers of world of education in throughout land of water. Hopefully what which we are doing in the world of education during this, became part of the charity of worship us. Amen. 

Thank you. 
Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Jakarta, May 2, 2013 
Minister of Education and Culture 

Mohammad Nuh 

souce : kemdikbud

Sahabatku, Selamat Merayakan Hari Pendidikan Nasional

Demo Guru "May day"



Malam ini tepat pukul 01.00 WIB di tengah keheningan malam saya mencoba kilas balik ke sebuah perjalanan menjadi seorang pendidik di jenjang pendidikan SMP selama 24 tahun. Sungguh banyak hal yang bisa diceritakan, namun sayangnya pada malam ini rasanya pikiran ini begitu kalut dan beku. Entahlah, pikiran dan hati ini rasanya sumpek. Tak terasa butiran airmata ini menetes, ada rasa risau dan pedih akan suasana yang tak begitu beruntung bagi anak-anak didik dan para pendidik di kita saat ini. Bukan masalah finansial saja yang terlintas dalam ingatan ini, sesuatu yang mengenaskan ini berawal dari pemberitaan yang begitu bombastis oleh karut marutnya pengelolaan UN SMA yang gagal bareng untuk 11 provinsi di tanah air yang kemudian berlanjut ke berbagai kritik tajam di media dari berbagai pihak tentang tanggungjawab kemdikbud dan guru di lapangan. 

Selain masalah di atas, belakangan juga muncul masalah baru terkait organisasi profesi guru. Masing-masing loyalis organisasi guru mulai saling mempertanyakan eksistensi dari organisasi guru kini kian marak bermunculan seperti jamur di musim hujan. Nampaknya tak terelakan lagi, selain seragam semua loyalis organisasi guru melayangkan hujan kritik ke pihak kemdikbud yang dinilai gagal, juga loyalis organisasi guru ini nyata mulai saling hujat dan saling menggembosi. Eksistensi organisasi guru yang esensinya untuk memperjuangkan nasib, hak-hak guru dan mengawal berbagai kebijakan terkait pendidikan, dikhawatirkan malah menjadi tidak fokus dan mengalami polarisasi masalah.

Harapan,besok sebagian besar guru dan siswa di seluruh Indonesia akan mengikuti upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional. Pasti padat dengan kegiatan seremonial dan sambutan-sambutan yang berisikan jargon-jargon kosong. Mudah-mudahan arwah para pendiri bangsa ini, pendiri dan perintis pendidikan negeri ini tidak bangkit dan bersedih hati, Tuhan pasti mengganjar amal baik mereka dengan balasan yang jauh lebih baik. Semoga pula Tuhan mengembalikan hati para penentu kebijakan pendidikan di negeri ini menjadi benar-benar terbuka hatinya, bukan sekedar menjadi gumpalan darah. Aamiin

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2013

Salam Pendidikan.. Bismillah

Majalengka, 02 Mei 2013
Pak Guru Tonjong

1 Mei 2013

Reportase: Starting From Data, Master Chaotic Professional Allowance

Indonesian teacher demonstration
Indonesian Education Ministry crisis of confidence, criticized harshly by PGRI (Indonesian Teachers Association). Chairman of the Indonesian Teachers Association (PGRI) Sulistiyo said, until now there are still reports of professional allowances that have not been to. Improvement of teacher education as well just not taken care of by the ministry.

According Sulistiyo, the amount of the education budget in the state budget (Budget) does not have much effect on the completion of education issues, including teacher allowances delays and there is no certainty the status of part-time teachers.

"Kemdikbud lot of money, until the remains. Fact, in the area of ​​teachers in the school itself. Said channeled, but baseball is the recipient. So, ask the Education Minister channeled through PGRI," said Sulistiyo after meeting with the Education Minister in Kemdikbud, Jakarta, Tuesday (30.04.2013).

Chaotic allowance that would not go up until today was originated from the data in Kemdikbud teachers are not good. To that end, PGRI requested that Data Basic Education (Dapodik) is the reference data to be abolished.

"We can report to April 30, many are not yet up. Problem turned out to exist in dapodik. To that end, we propose dapodik removed sebagari qualified to receive professional allowances," said Sulistiyo.

As for the completion of temporary employees, the ministry will hold PGRI to fix it. Thus, the temporary employees who had been assessed as very low income will soon be resolved and earn a reasonable minimum.

"So, immediately before the completion of honorary workers form a team, consisting of Kemdikbud, teachers and principals," he said.

news source: kompas grup

Briefly Adsense Tips



Blog what are you using? wordpress, blogspot, drupal, bBlog, sBlog or blogs engine who another? because ways its application vary according to every type of blog. But of all types of blogs that exist, blogs which most suitable for Adsense is Wordpress and Blogspot (one of one child companies google).

To the application of adsense on Blogspot is very easy, because indeed already provided special module for it, or you also could improvise through Javascript Module, because adsense code which will will apply indeed-formatted java script, whereas on wordpress you need to a little (only a little) effort for put up unit adsense, this a brief explanation for both of them, if this does not fit to you may be useful for comrade who another:

Blogspot / Blogger:

Open the blog your, then login (click in right-top of the screen), after you entered into Blog Dashboard click Layout. which will bring the you to the module layout editor.

In Here you must specify the position of adsense who you want, Saran: The entire adsense publisher probably already know the best position for unit adsense who will produce a CTR who highest, namely: (1) Just below the Header, use 468x15 or 468 x 60 (2) in peak of block next door the left, you've got option 125x125, 160x600 or 120x600 (3) in inside article on its position next to left upper.

Note the, you may only place a 3 adsense unit on every page.

You could see the way their placement on Blog new my in http://webevolution.blogspot.com

Find format and sizes who corresponding, try color which accordance with theme of blog your and let it color of LINK remain blue, is later will be very influential on CTR your, you should not use other colors, but when problem the beauty of also become major consideration your, use color which fused with theme of blog your.

On layout editor, you will see respective positions-respective block module, and at left above will've encountered the block transparent 'Add a Page Element', click and screens choice elements of blog will be open, select the module Adsense with clicking on the 'Add to blog 'in beneath it, nah on the screen setting unit adsense which open you could experiment with format size and color, of course you also must insert' adsense account id 'your, after determine format the appropriate click' save changes' and unit adsense you are ready to print money for you. 'Drag' unit adsense new you into position which you want.

To put the unit adsense in under header, use the 'add a page element' in footer and after finished drag into position tertatas in above the module Blog Post.

When you requires identification 'channel' for analyze effectiveness from respective-respective unit, then you need to make a adsense code in the site 'google.com / adsense' and include the code channel in it, then code adsense who you input through module 'HTML / JavaScript ', instead of module' adsense '. Code adsense which will you get roughly the with format like at below this:

Reportase: The beauty of Raja Ampat Papua

Raja Ampat

Papua Diving, the only exotic resort that offers underwater tours in the region, visited by tourists diving enthusiasts at home for days and even up to a month wading through the contours of the sea floor. They seemed to not want to go back to their countries because they get "island paradise second to none on this earth".

Managers not easy to prepare a place for tourists. Maximillian J Ammer, owner of Dutch citizens of Papua Diving Resort is also a pioneer marine tourism drive this region, need desperately to set up various facilities to attract tourists from abroad. Since he started his business eight years ago, more funds must be spent. However, the results are also satisfactory. Each year the resort is visited at least 600 special tourist who spent an average of two weeks.

Lodging in Raja Ampat is very simple that only a walled and roofed woven palm leaves that cost a minimum of 75 euro or Rp 900,000 a night. If you want to dive must pay 30 euros or approximately USD 360,000 was diving at a particular location. Most tourists come from Europe. Only a few tourists from Indonesia to stay and dive in there.

"Tourists dive almost every day because the dive sites are very wide and varied. Coral reefs are varied so much choice and invite curiosity. There are tourists who are aged 80 years is still strong dive, "said Max Ammer which women married to Manado.

Three years ago, Papua Diving build a modern inn not far from the first location. Apparently, the inn was built by relying on local building materials are almost always fully booked. Though the charge reaches 225 euros, or about Rp 2.7 million per night. In the new location, equipped modern appliances, including international telephone and internet.

Tourists to the Raja Ampat Diving just want to Papua on the island of Mansuar because the facilities are of international standard and servants, also the food. They landed at the airport Domne Eduard Osok, Sorong, directly to the location of the fast boats with a capacity of about 10 people at a rate of Rp 3.2 million each way. It takes about 3-4 hours to reach Mansuar.

Like the other islands, Mansuar looks beautiful because forests are still awake and the seawater was so clean of marine life which is not far from the surface can be seen clearly. Tourists enough to swim or snorkelling to see the beauty of the sea, whereas if you want to observe directly beauty of marine life in the depths, they should dive.

souce : aboutmystyle

29 April 2013

Ringkasan Bayan Maulana Iksanul Haq: KASIH SAYANG ROSULULLAH SAW KEPADA UMMATNYA

Di pagi hari ini, sengaja penulis dengarkan sebuah ceramah dari rekaman Bayan Maulana Iksanul Haq di Radio Islam Nusantara (RIN), radio ini disiarkan langsung dari Malaysia. Amat berbeda memang bila dibandingkan dengan pembicaraan ceramah yang umum kita dengar di negeri kita sendiri. Serasa ketika dengar suara bayan para maulana di harakah tabligh, ingatan penulis selalu membayangkannya seperti ada sebuah majelis sunnah, dimana penyampainya dikelilingi dengan duduk rapat-rapat dan mustaminya duduk penuh tawajuh (khusyuk) untuk mendapatkan Nur Kalamullah dan Nur sabda-sabda Rasulullah saw(halaqah taklim wa'talum), suasananya penuh keagungan Allah Subhanahu wa Ta'ala dan rasakan bagaimana pembicaraan agama ini merupakan sesuatu yang sangat penting. Nah,tentu kita biasa juga dengan ceramah langsung atau ceramah-ceramah lewat media TV atau Radio sepertinya sama namun ketajaman isi pembicaraan sepertinya amat bergantung pada suasana pikir, kekuatan dzikir dan tingkat pengorbanan si pembicara (pemberi bayan). Di kalangan dakwah tabligh pemberian bayan khusus yang durasinya rata-rata diatas 120 menit itu amat biasa dan sama sekali tanpa pernah ada suasana gelak tawa, kalau diakhir bayan ditutup do'a serta terdengar isak tangis mustami penuh rasa sesal,tak aneh juga. Karena pastinya ingat akan dosa-dosa dan semua sudah maklum, akan tetapi bila bebal atas ingatan kita pada dosa dengan suasana hati yang jarang fokus, tak ada penyesalan dan hati kita tidak tersentuh,sungguh aneh. Jangan sampai  demikian dech. (heehe..)

Ringkasan bayan pagi ini pembicaraan mengenai," Kasih sayang Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam ketika berjumpa dengan  Allah Subhanahu wa Ta'ala di Sidrat al-Muntahā (سدرة المنتهى‎) dan pentingnya shalat karena shalat adalah hal pertama yang kelak ditanyakan atau di hisab ketika kita berjumpa dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Saat itu hanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam yang berjumpa dengan  Allah Subhanahu wa Ta'ala tanpa didampingi Malaikat Jibril as. Kenapa..? Jibril as katakan kalau aku langkahkan kaki satu langkah saja maka aku akan binasa. Jadi yang mengetahui kedekatan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, seberapa dekatnya beliau berhadapan hanya Nabi saw saja. Di saat peristiwa itutah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tidak melupakan akan nasib keselamatan umatnya dan meminta kepada Allah SWT agar diringankan tata cara ibadatnya agar dak sebanding dengan umat-umat nabi as terdahulu. 

Pengabadian peristiwa itu mengingatkan kita pada shalat. Di Sidratul Muntaha ini Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapatkan perintah shalat 5 waktu. Perintah melaksanakan shalat tersebut pada awalnya adalah 50 kali setiap harinya, akan tetapi karena pertimbangan dan saran Nabi Musa serta permohonan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam sendiri, serta kasih dan sayang Allah Subhanahu wa Ta'ala, jumlahnya menjadi hanya 5 kali saja. Di antara hadits mengenai hal ini diriwayatkan oleh Ibnu Abbas dan Ibnu Mas'ud.

Dari Abdullah (bin Mas'ud), ia telah berkata: "Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam diisrakan, beliau berakhir di Sidratul Muntaha (yang bermula) di langit keenam. Ke sanalah berakhir apa-apa yang naik dari bumi, lalu diputuskan di sana. Dan ke sana berakhir apa-apa yang turun dari atasnya, lalu diputuskan di sana."

Dari Ibnu Abbas, ia telah berkata: "Nabi kalian Shallallahu Alaihi wa Sallam diperintah lima puluh kali salat (sehari semalam), kemudian beliau meminta keringanan Tuhan kalian agar menjadikannya lima kali salat." Hadits riwayat Ibnu Majah (1400) dengan redaksi di atas, dan Ahmad (2884). Menurut al-Albani, hadits ini hasan lighairih.

Ia berkata: "Kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam diberi tiga hal: Diberi shalat lima waktu dan diberi penutup Surah al-Baqarah serta diampuni dosa-dosa besar bagi siapapun dari umatnya yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun".
(HR Muslim (173) dengan redaksi di atas, at-Tirmidzi (3276), an-Nasai (451), dan Ahmad (3656 dan 4001)

Shalat sebagai perintah pertama Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada Rasullullah saw untuk disampaikan pada ummatnya

Nabi saw memberi salam kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala :

Attahiyyatul lillah…..

Allah Subhanahu wa Ta'ala menjawab :

Assalamualaika ayyuhan nabiyyu

Maka Nabi tak lupa pada umatnya :

Assalaamu’alaina wa ‘ala Ibaa dillahi sholihin..

Selamat atas kami dan hamba-hamba Allah Subhanahu wa Ta'ala yang sholeh (umat)

Allahuakbar..
Sifat kasih sayang inilah yang harus ada dalam diri setiap muslim sehingga kita tak perlu lagi melihat aib-aib saudara kita kaum muslimin, cukup bercerminlah pada kesalahan kita sendiri.

Kasih sayangnya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kepada umat, ketika pada saat itu ada seorang pencuri yang ketangkap dan dipotong tangannya maka Nabi saw pun menangis. Ketika ditanya kenapa ya Rasul? Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam sabdakan bahwa "potong tangan adalah perintah Allah sedangkan aku bersedih karena umatku telah terpotong tangannya.”

Wallahu'alam bish shawab