8 Februari 2014

Renungan Atas Jalan Hidup Penuh Liku..


Setiap saat pasti didapati banyak di antara kita yang lebih bersedih pada urusan-urusan sepele seputar duniawi; bersedih karena sedikitnya harta, bersedih karena belum mendapatkan jodoh, bersedih karena belum memiliki anak, bahkan ada yang bersedih karena karena kecewa dengan cinta yang tak abadi. Padahal itu semua hanya sebatas keperluan, keperluan bukanlah merupakan kebutuhan akan dunia. Kita butuh dunia ini hanya sebagai tempat persinggahan sementara, dan akherat selamanya pastilah itu tujuan akhir dari cerita perjalanan hidup kita selaku manusia.

Setiap orang sudah pasti akan mati, menemui Tuhannya, masuk surga atau neraka. Jangan pernah berpikir bahwa kematian kita akan datang pada usia 70 atau 80 tahun, misalnya. Tetapi berpikirlah bagaimana kita berjuang habis-habisan mengisi waktu dengan kebaikan, agar waktu yang tersedia tidak sia-sia. Ingatlah selalu bahwa Allah telah bersumpah atas waktu dan oleh karenanya akan banyak manusia menerima kerugian atas waktunya yang dilalaikan atau disia-siakan.

Kebahagiaan seseorang itu tidaklah diukur dari bergelimangnya materi duniawi, melainkan hanya dari kebenaran yang sedang ditegakkannya dan itu landasannya demi kedekatannya pada Allah SWT. Bersedih karena urusan-urusan duniawi tidaklah akan menenteramkan hati dan tidaklah pula akan menambah kebaikan apa pun kepada diri kita. Sebaliknya, kesedihan hanya menambah gejolak dalam jiwa kita, jiwa galau dan hatinya hanya akan dipenuhi keluh kesah yang tak berkesudahan.

Kita bersedih mestinya hanya karena bekal untuk akhirat kelak belum terisi penuh, padahal kita tak pernah diberi tahu sampai batas mana usia kita. Semoga kesedihan yang demikian itu akan menggerakkan hati kita untuk menjadi manusia yang lebih baik dan lebih bermanfaat lagi.

Sahabatku,…
Jika bukan sabar dan sholat, apalagi yang bisa mengundang pertolongan Allah atas kepentingan kita ? Tidak ada yg lebih indah dari sebuah kesabaran dan tidak ada curahan hidayah tanpa kemampuan untuk menegakkan sholat. Sabar dalam duka dan suka, sabar dalam nikmat, sabar ketika tengah hadapi ujian dan sabar untuk selalu istiqamah memenuhi panggilan Illahi untuk tegakkan sholat 5 waktu.

Semua keridloan-Nya membutuhkan kesabaran, sabar menghadapi sesama hidup, sabar akan jalan kehidupan yang telah digariskan. Semua diantara kita pasti punya masalah kehidupan dan pasti juga mempunyai kelemahan, dan cara terbaik atas semua itu hadapilah kelemahan itu dengan sabar dan tawakal..fasbir, shobron jamill. 

Subhanallah..

Demi waktu yang Allah Ta'ala telah berikan..ucapkanlah selalu
Bismillah...

share: Facebook