2 Maret 2014

Fasilitas Anugrah Allah Termahal di Dunia Ini, IMAN dan TAQWA



“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman
kepada Allah dan hari kiamat....” (At Taubah: 18)

IMAN adalah suatu perkara yang sangat penting. Lebih penting dari apa yang dianggap manusia penting dewasa ini. Makan, minum, pakaian, pekerjaan, pangkat dan jabatan serta kekuasaan dunia sekalipun.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ…
“Jikalau sekiranya penduduk negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Aku (Allah) akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi...“ 
(QS. Al A’raf: 96)

Sebaliknya apabila iman manusia telah rusak, maka amalan manusia akan menjadi rusak, sehingga ibadah, muamalah, muasyarah dan akhlak akan menjadi rusak pula. Apabila amalan telah rusak, maka suasana dan keadaan alam semesta akan menjadi rusak, sehingga iklim, cuaca, udara, daratan dan lautan semuanya tidak lagi berkhidmat kepada manusia.

Allah berfirman dalam kalam lainnya:
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ…
“Telah nampak kerusakan didarat dan dilaut, disebabkan karena perbuatan tangan manusia...." (QS. Ar Rum : 41).

Bagaimana iman bisa lurus? Iman bisa lurus jika hatinya lurus. Bagaimana hatinya bisa lurus? Hati bisa lurus jika lisannya lurus. Bagaimana lisannya bisa lurus? Lisannya bisa lurus jika sering digunakan untuk membicarakan kebesaran dan keagungan Allah subhanahu wa ta’ala.

Yakni membicarakan bahwasanya :

Allah khaliq : Allah Maha Menciptakan
Allah malik : Allah Maha Menguasai/Memelihara/Merajai
Allah raziq : Allah Maha Pemberi Rezeki

Apabila 3 perkara tersebut sering dibicarakan, maka akan menimbulkan sifat QANA’AH.

Dan juga membicarakan bahwasanya :

Allah sami’ : Allah Maha Mendengar
Allah bashir : Allah Maha Melihat
Allah ‘alim : Allah Maha Mengetahui

Apabila 3 perkara tersebut sering dibicarakan, maka akan menimbulkan sifat TAQWA.

Apakah itu iman yang rusak?
Iman yang rusak adalah apabila di dalam hati ada keyakinan bahwasanya makhluk bisa memberi manfaat atau madharat.

Contoh :
Kebanyakan manusia sekarang ini mempunyai keyakinan bahwasanya kebahagiaan itu terletak pada harta benda. Untuk mendapatkan harta benda harus ada uang, dan untuk memperoleh uang harus bekerja. Ini adalah keyakinan yang salah yang harus diluruskan.

Sesungguhnya harta itu tidak bisa mendatangkan kebahagiaan, tetapi Allah yang mendatangkan kebahagiaan. Harta bisa mendatangkan kebahagiaan itu berhajat kepada Allah dan Allah mendatangkan kebahagiaan tidak berhajat kepada harta. Jika Allah kehendaki dengan harta akan datang kebahagiaan, dan jika Allah kehendaki dengan harta tidak datang kebahagiaan. Dan jika Allah kehendaki pula tanpa harta, Allah berkuasa mendatangkan kebahagiaan. Inilah makna dari LAA ILAAHA ILLALLAAH.

Maka karena Iman itulah orang-orang muslim yang beriman mampu memenuhi panggilan Allah setiap harinya 5 kali untuk selalu datang ke Masjid dan laksanakan sholat fardlu secara berjamaah, ini sebuah bukti terbesar bagian dari TAQWA.

Yuk, kita kuatkan hati dengan keyakinan bahwa tidak ada kerugian yang akan kita dapatkan dari-Nya, apabila kita dapat memenuhi setiap panggilan sholat berjamaah, Justru dengan cara itulah berbagai keberuntungan akan kita raih. Ringankanlah kaki kita agar mampu melangkah guna membangun barisan lurus dan rapat dalam shof sholat berjamaah kapan pun dan dimana pun saat kita masih diberi kemampuan untuk bergerak dan berikhtiar. 

Mari kita niatkan dan perjuangkan agar bisa ikut serta guna menuju kebahagiaan dan kemenangan yang hakiki. 
Bismillah.

Seri Dakwah Iman Amal Sholeh