11 September 2015

Coffe Break : Hidup Dalam Permainan Uang


Istri saya bertanya seputar mata uang rupiah yang terus melemah ketika dia lagi setir kendaraan..

Istri : Kenapa rupiah terus turun ya pah ?
Saya : negara lain juga turun..

Istri : aku tanya soal Indonesia..?
Saya; Ya karena mata uang kita tergantung dengan negara lain khususnya dengan amerika..

Istri : Lah apa hubungannya?
Saya : Karena uang itu bukan hanya alat tukar tapi juga komoditas yang diperdagangkan..jadi tergantung pasar..bisa naik dan bisa juga turun.

Istri : Kalau bisa diperdagangkan artinya bisa dihitung dong..berapa nilai rupiah yang benar..?
Saya : Ya bisa tapi tidak juga pasti.

Istri : Caranya ?
Saya : Ya kita harus hitung surplus neraca perdagangan dan trend kurs mata uang negara lainnya khususnya amerika. Dan ada rumus cara ngitung sehingga ketemu nilai kurs yang efektif.

Istri : Engga ngerti aku.. Kenapa terus amerika yang jadi masalah?
Saya : Hampir semua negara di dunia menggunakan dollar sebagai cadangan devisa negaranya. Sehingga dollar menjadi alat transaksi yang diterima oleh semua negara. Nah masalahnya karena semua negara sudah terlanjur pegang dollar sebagai ukuran maka dollar menjadi mata uang dunia. Akibatnya sedikit saja terjadi gejolak di amerika akan berdampak bertambah atau berkurangnya devisa negara lain. Tentu berdampak juga terhadap kurs.Karena untuk menjaga keseimbangan neraca perdagangan dan neraca pembayaran

Istri : Oh gitu..!??
Saya : Pemerintah Amerika kalau ingin melemahkan mata uangnya ya dia tinggal cetak lewat penerbitan obligasi yang dibeli oleh bank centralnya dengan suku bunga mendekati nol. Akibatnya dollar melimpah di brangkas pemerintah dan dilempar kenegara lain

Istri : Enak banget..tinggal cetak..terus kenapa uang itu harus dilempar ke negara lain , bukannya dikasih ke rakyat nya ?
Saya : Ya itu sebetulnya bukan uang ..itu hanya main main aja. Tujuannya agar negara lain mata uangnya menguat dan dollar melemah. Sehingga amerika punya daya saing untuk ekspor dan barang impor jadi mahal.

Istri : Uh jahat sekali..!!!
Saya : Makanya china marah.

Istri : Terus apa yang dilakukan china?
Saya : ya dia devaluasi mata uangnya agar mata uangnya melemah.. Indonesia juga melakukan kebijakan longgar agar kurs tidak menguat..

Istri : Loh kok pada pengen melemahkan mata uangnya.
saya : Ya untuk memperkuat daya saing ekspor. Nah sekarang Amerika berencana memperkuat mata uangnya..

Istri : Caranya?
Saya : Ya dia tarik lagi dollar yang ada di luar agar pulang kampung..

Istri : Caranya ?
Saya : Amerika naikkan lagi suku bunga di atas bunga obligasinya. Akibatnya dolar menguat dan mata uang lainya melemah..

Istri : Jadi cuma begitu doang urusannya..??
Saya : Ya begitu aja..

Istri : Gila..jadi mata uang itu hanya permainan aja..!?
Saya : Ya lah..

Istri : Jaminannya apa ?
saya : Engga ada. Hanya janji aja..

Istri : Lebih gila lagi..!?
saya : Ya gila..!

Istri : Goblok aja kita ya..!?
Saya : Nah mah.. , janganlah terlalu percaya dengan uang tapi percayalah dengan Tuhan. Ini hikmah untuk kita agar hanya Tuhan yang kita percaya. Meributkan uang sama saja kita menganggap uang sebagai second god. Jalani saja hidup, kalau berlebih berbagi dengan yang  lain, kalau kurang ya sabar..

Istri : Ya papah sayang..
Saya: hemmm..m..