7 Mei 2012

Mutlak,Pembelajaran Abad 21 Lewat Optimalisasi Multi Media ICT

Laporan Khusus dari JCC Jakarta,05 Mei 212


Pak Guru Tonjong baru tahu JCC
Setelah melewati penatnya perjalanan 7 jam dari kota kami Majalengka,sempat  4 kali berganti kendaraan umum plus terakhir naik Ojek dari Slipi menuju lokasi  Jakarta Convention Center (JCC) guna mengikuti SEMINAR GURU ERA BARU (GURARU) dengan tema "Optimalisasi Pemanfaatan ICT Untuk Pembelajaran Abad 21"” yang diselengarakan hari Sabtu, 5 Mei 2012, pukul 08.00 - 12.30 WIB atas kerja bareng Ikatan Guru Indonesia (IGI Pusat), ACER, Binus Online Learning, dan Panitia ICT Expo - IT Indocomm 2012. Alhamdulillah,akhirnya tibalah kami berdua dari perwakilan IGI Cabang Majalengka di Komplek Senayan Jakarta sekitar pukul 02.45 WIB. Istrirahat sejenak sambil menunggu waktu sholat subhuh, kami telentang lelap di dipan-dipan kayu pedagang kaki lima dengan beratapkan langit sambil menikmati warna-warni lampu di Ibu kota Negara sungguh menakjubkan.

Subhanallah walhamdulillah kami sangat bersyukur dari sekian juta guru Indonesia berkesempatan bisa belajar dari guru-guru yang hebat dan sukses dalam pengabdiannya. Sesaat sebelum masuk ruangan maklum suasana begitu ramai karena bersamaan dengan acara Wisuda Universitas Trisakti, ya sempat bingung dan dihardik Pak Satpam karena salah masuk. Kami balas dengan senyum dan setelah kami jelaskan beliau pun memaklumi dan menunjukan tempat tujuan kami di JCC Hall A-B.
 Pak Anda Sukanda digandeng Sekjen IGI Pusat (Mohammad Ihsan)
Acara hari itu diagendakan diisi oleh tiga nara sumber.  Sesi pertama, Bapak Agus Sampurno, pemenang Guraru Award tahun 2011. Sesi kedua, Bapak Agus Putranto dari Binus Online Learning, dan Sesi ketiga,oleh Ibu Shiendy Bunadi dari Acer Indonesia. Moderatornya bergantian antara Ibu Manik  Indraprasti Mugni pengurus IGI Daerah Jawa Barat dan Bapak  Mohammad Ihsan, selaku Sekjen IGI.
Pak Anda Sukanda
Ceria bersama Bu Manik Indraprasti Mugni di FX Senayan
Acara dibuka oleh bu Manik Indraprasti dengan mengajak semua peserta mengucap “Basmalah”.  Selanjutnya guna menyambut Seminar,tampil mewakili IGI Pusat diwakili oleh Sekjen IGI Pusat Bapak Mohammad Ihsan. Sekjen IGI Pusat mengapresiasi kehadiran peserta yang langsung memberi support dengan kalimat pertama,” Alhamdulillah kita masih bisa berkesempatan belajar di saat banyak orang enggan melakukannya di hari libur begini .”

Betapa ketinggalan zaman bila para guru enggan bergaul dengan tekhnologi. Dalam paparan Pak Ihsan yang berisikan,diantaranya mengajak para mencermati sisi-sisi efek lain dari penggunaan ICT. Salah satu dampak negatif dari ICT adalah membuat para peserta didik punya teman lintas batas atau menjelajah berbagai tipikal karakter manusia di dunia maya. Bahkan anak didik kita bisa saja “curhat” yang dalam beberapa kejadian malah menghina gurunya lewat status di facebooknya. Berikutnya menurut data yang ditampilkan Pak Ihsan dari hasill survey Pustekkom, tarcatat 76,9 % guru belum pernah memanfaatkan internet, padahal manfaat internet buat dunia pendidikan sungguh luar biasa. Disinggun pula mengenai Program IGI seperti SaGuSaLa Satu Guru Satu Laptop dan ini menjadi bagian dari program kerja bareng antara Acer bersama IGI untuk para guru. Selain itu juga dalam paparannya mengapresiasi Acer yang selama ini telah member perhatian khusus kepada para guru lewat pengembangan teknologi perangkat hardware dan sofwarenya yang telah banyak membantu para guru untuk mengembangkan pembelajarannya plus menjadi sponsor utama Guraru (Guru Era Baru) Award yang setiap tahunnya dilombakan dan juga mengadakan seminar/workshop/pelatihan untuk para guru. Salah satu media Guraru yang bisa dimanfatakan para guru di tanah air untuk berbagi/sharing pengalaman dan berinteraksi dengan guru-guru yang lainnya adalah blog.guraru.og

Sesi pertama Narasumbernya Pak Agus Sampurno, beliau seorang guru di SD Global Jaya yang mendapat kehormatan berbicara karena merupakan peraih Guraru Award 2011. Sebagai Guru yang masih muda Pak Agus Sampurno ini langsung josss..ss! Sangat menarik paparannya dan pada kesempatan itu  Pak Agus Sampurno mengajak berdiri guna menyeleksi peserta  seberapa banyak guru yang hadir  saat itu yang telah punya blogs, punya akun facebook dan twitter, dan selanjutnya bertanya siapa yang sudah punya millis pribadi. Beliau bercerita bahwa melek internet harus sudah menjadi bagian guru saat ini karena anak didiknya hidup di era informasi dan teknologi. Internet diakui atau tidak sudah merupakan sebagian dari kehidupan kita.

Menurut Mas Agus Sampurno yang dalam mengusung tema Optimalisasi TIK Untuk Pembelajaran Abad 21,” sudah tidak ada alasan lagi untuk kita tidak menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran”. Bahkan menurut Pak Guru Muda Ganteng ini di beberapa Negara europa sudah tidak lagi menggunakan komputer sebagai mata pelajaran / subject bidang studi. Hal ini dikarenakan ICT bukanlah merupakan object pembelajaran melainkan hanya (tool) yang sehari-harinya harus bisa kita gunakan atau optimalisasikan.

Beliau tiba-tiba mengajak kami dialog dan semua peserta diminta berdiri. Beliau menyoal aktifitas kita dalam memanfaatkan internet. Dengan kemudian bertanya,” siapa guru yang hadir disini yang sudah sudah memiliki blog ? “Siapa ayang punya akun twitter atau facebook.?, Kemudian  “Siapa yang sudah memilki atau punya email? Setiap yang ditanya sudah memiliki atau punya dipersilahkan duduk di kursi kembali.  Kesemua peserta dinilai sudah beraktifitas di dunia maya. Pak Agus berujar,” Ini membahagiakan karena menandakan bahwa semua peserta yang hadir adalah orang-orang yang sudah bisa menggunakan internet dan mudah-mudahan sudah mampu juga menggunakannya untuk pembelajaran.” Sepanjang sesi Pak Agus Sampurno, beliau terus menerus sharing interaktif dengan peserta utamanya guru-guru yang sudah melaksanakan penerapan ICT diminta beliau untuk bercerita pada kami semua.
Beberapa guru bercerita salah satu diantaranya , Ibu Siti Mugi Rahayu dari SMA Al Muslim yang menyatakan bahwa, ”ICT sungguh sangat membantu proses KBM. Kemajuan tekhnologi yang tak bisa dihentikan sungguh harus membelajarkan gurunya juga agar tidak ditinggalkan anak –anak murid. ICT sendiri harus disuguhkan sebagai bagian dari proses pembelajaran itu sendiri “.
Narasumber:
Bapak Agus Sampurno dan Bapak Agus Putranto


Sesi kedua, Dibawakan oleh salah satu dosen Binus Online Learning yakni Bapak  Agus Putranto. Beliau tampil dengan gaya khas dosen yng biasa dibantu slide visual yang sangat menarik. Dalam presentasinya beliau menggambarkan contoh Universitas yang dijalankan dengan system ICT Online,“Betapa sekarang Binus OL sudah menjadi kampus virtual dengan membuka kelas online bahkan sampai tingkat S2 dengan Visi Binus : People-Innovation-Exccellence. Kami para guru mulai terlihat antusia dengan paparannya. Seperti saya (pen; Endar Sudarjat P yang berasal dari Majalengka) menanyakan pada beliau ,” Apakah perlakuan istimewa bagi guru dengan diberikannya bantuan sehingga bisa kuliah S2 di Binus ?” Ya, beliau dengan diplomatis menyatakan,” pasti ada dan khusus untuk beasiswa bisa lewat rekomendasi dari IGI Pusat”.


Paparan Dosen Binus OL ini selanjutnya beriisikan ajakan dan demontrasi sitem yang dijalankan di Universitas Binus Online Learning, dan juga mengulas mengenai gambaran kegagalan pemanfaatan TIK bisa saja terjadi dikarenakan banyak hal, semisal *):
1.          kelayakan sarana prasarana yang mendukung pemanfaatan TIK
2.          belum ada program dan anggaran terpadu dalam TIK
3.          disediakannya system untuk pengembangan TIK di sekolah
4.          SDM belum siap.
Padahal, TIK sendiri dipilih karena :
1.          murid senang menggunakannya
2.          merupakan penggabungan antara interaksi, feedback, dan partisipasi
3.          bisa dijadikan pengembangan profesi
4.          membuat hidup guru lebih mudah
5.          bisa meningkatkan nilai test siswa
6.          membantu kesulitan murid dalam memahami pelajaran dari gurunya
7.          bisa belajar dari ahlinya
8.          bisa membantu menyelesaikan pekerjaan rumah
9.          hemat biaya kursus
10.      menghilangkan hambatan suara dan perhatian.

Sesi ketiga dan ini adalah sesi terakhir dibawakan oleh Ibu Siendy Boenadi perwakilan dari ACER sebagai Business Development Manager Sales Division , dimana Acer Indonesia sponsor utama SEMINAR GURU ERA BARU (GURARU) dengan tema "Optimalisasi Pemanfaatan ICT Untuk Pembelajaran Abad 21"” di JCC Senayan tersebut.

Ibu Siendy Boenadi perwakilan dari ACER
Beliau memaparkan bagaimana ACER INDONESIA bisa memimpin penjualan bebagai piranti mutakhir ICT dan selalu menjadi pemasar No.1 dalam beberapa tahun terakhir karena menjadi pilihan banyak orang di Indonesia dan sudah melakukan banyak hal untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukannya ACER INDONESIA adalah lewat kerjasama dengan baik lewat IGI di Pusat, Daerah, maupun Cabang-cabang seluruh wilayah Indonesia. Malah menargetkan kegiatannya lewat Seminar dan worshop  bisa terselengara di berbagai daerah baik kota besar maupun ke kota kecil. Untuk tahun 2012 target di Indonesia Timur baru sampai Kota Makasar.  

Tantangan dari ACER INDONESIA mengajak kami para peserta Seminar agar bisa berperan aktif atau berpartisipasi dalam menulis di Guraru.org

Bismillah..


Pak Guru Tonjong
JCC Senayan,05 Mei 2012