2 Mei 2013

Sahabatku, Selamat Merayakan Hari Pendidikan Nasional

Demo Guru "May day"



Malam ini tepat pukul 01.00 WIB di tengah keheningan malam saya mencoba kilas balik ke sebuah perjalanan menjadi seorang pendidik di jenjang pendidikan SMP selama 24 tahun. Sungguh banyak hal yang bisa diceritakan, namun sayangnya pada malam ini rasanya pikiran ini begitu kalut dan beku. Entahlah, pikiran dan hati ini rasanya sumpek. Tak terasa butiran airmata ini menetes, ada rasa risau dan pedih akan suasana yang tak begitu beruntung bagi anak-anak didik dan para pendidik di kita saat ini. Bukan masalah finansial saja yang terlintas dalam ingatan ini, sesuatu yang mengenaskan ini berawal dari pemberitaan yang begitu bombastis oleh karut marutnya pengelolaan UN SMA yang gagal bareng untuk 11 provinsi di tanah air yang kemudian berlanjut ke berbagai kritik tajam di media dari berbagai pihak tentang tanggungjawab kemdikbud dan guru di lapangan. 

Selain masalah di atas, belakangan juga muncul masalah baru terkait organisasi profesi guru. Masing-masing loyalis organisasi guru mulai saling mempertanyakan eksistensi dari organisasi guru kini kian marak bermunculan seperti jamur di musim hujan. Nampaknya tak terelakan lagi, selain seragam semua loyalis organisasi guru melayangkan hujan kritik ke pihak kemdikbud yang dinilai gagal, juga loyalis organisasi guru ini nyata mulai saling hujat dan saling menggembosi. Eksistensi organisasi guru yang esensinya untuk memperjuangkan nasib, hak-hak guru dan mengawal berbagai kebijakan terkait pendidikan, dikhawatirkan malah menjadi tidak fokus dan mengalami polarisasi masalah.

Harapan,besok sebagian besar guru dan siswa di seluruh Indonesia akan mengikuti upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional. Pasti padat dengan kegiatan seremonial dan sambutan-sambutan yang berisikan jargon-jargon kosong. Mudah-mudahan arwah para pendiri bangsa ini, pendiri dan perintis pendidikan negeri ini tidak bangkit dan bersedih hati, Tuhan pasti mengganjar amal baik mereka dengan balasan yang jauh lebih baik. Semoga pula Tuhan mengembalikan hati para penentu kebijakan pendidikan di negeri ini menjadi benar-benar terbuka hatinya, bukan sekedar menjadi gumpalan darah. Aamiin

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2013

Salam Pendidikan.. Bismillah

Majalengka, 02 Mei 2013
Pak Guru Tonjong