2 Juni 2012

Memahami Syarat Menjadi Manusia Terbaik


ألسلام عليكم وو

Rasulullah SAW banyak mengingatkan kita tentang segala hal dan itu semua untuk keselamatan ummatnya. Salah satu hadits yang penting dan beliau sampaikan menyebutkan, bahwa salah satu syarat menjadi manusia terbaik adalah Belajar dan Mengajarkan Al-Qur'an.

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وَعَلَّمَه
Khairukum man ta'allamal qur'aan wa 'allamahu
Terjemahannya :
"Sebaik-baik kamu sekalian adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan Mengajarkannya."
(HR. Bukhari)

Belajar Al-Qur'an

Tahapan-tahapan yang dapat dilalui dalam Belajar Al-Qur'an adalah :

Belajar Membaca Al-Qur'an. Pada tahap ini dimulai dari mengenal huruf-huruf pembentuk kalimah/kata, tanda-tanda baca, bunyi bacaan setiap huruf, hingga membaca satu kalimat penuh. termasuk hukum tajwid. Tujuan akhir dari belajar tahap ini adalah dapat membaca ayat-ayat Al-Qur'an dengan lancar, fasih dan tartil.
Al-Qur'an berbeda dengan kitab-kitab yang lain, ia begitu istimewa. Tidak hanya membacanya, mendengarkan orang membacanya saja kita mendapat kebaikan berupa pahala.
Keutamaan membaca Al-Qur'an. Membaca Al-Qur'an adalah bernilai ibadah, mendapat syafaat di hari akhir dari Al-Qur'an, ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT, Orang tua dari Alhlul Qur'an di hari kiamat dipakaikan mahkota spesial yang bersinar melebihi sinar matahari di dunia, dan banyak lagi keutamaan

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ (29) لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ (30 )

Innalladzina yatluu na kitaa ballahi wa aqamusshalata wa anfaqu mimma razaqnahum sirran wa alaniyatan yarjuuna tijaratan lan tabuura. liyuaffiyahum ujurahum wa yazidahum min fadlihi, innahu ghafurun syakuur.
Terjemahannya :
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. “Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri”. QS. Fathir: 29-30

Belajar Seni Bacaan Murattal dan Menghafal Al-Qur'an. Dapat membaca ayat-ayat Al-Qur'an dengan seni bacaan murattal membuat kita tidak cepat jenuh membacanya bahkan semakin asyik dan nikmat. Belajar murattal ini baik diiringi dengan menghafal surat-surat pendek, ayat-ayat tauhid yang biasa dibaca oleh imam shalat. Bahkan sangat bermanfaat dan barokah bila bisa menghafal keseluruhan Al-Qur'an 30 Juz. 
Belajar Menterjemahkan Al-Qur'an.Setelah fasih dan lancar membaca Al-Quran sangat baik bila dilanjutkan dengan belajar menterjemahkan Al-Qur'an agar kita mengerti dan paham dengan apa yang kita baca. Mengetahui terjemahannya sangat membantu dalam usaha untuk shalat khusyu'.

Belajar Menafsirkan Al-Qur'an. Ada banyak referensi kitab tafsir yang sudah ada, misalnya kitab tafsir Ibnu Kastir, fi Zilalil Qur'an, tafsir Al-Azhar, tafsir Al-qurthubi, tafsir jalalain, tafsir muniir, dan lain-lain. Sebagian besar kitab tafsir para ulama tersebut dalam bahasa arab, pun banyak juga yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain termasuk Bahasa Indonesia. Belajar tafsir ini bermanfaat sekali terutama agar kita memahami isi kandungan ayat-ayat Al-Qur'an sehingga dapat memantapkan keimanan dengan mengetahui pesan-pesan yang disampaikan oleh Al-Qur'an.
Sangat baik bila kita memahami kaidah bahasa arab seperti nahwu, sharf, balaghah sehingga mempermudah mempelajari tafsir langsung dari kitab-kitab berbahasa arab.

Tahapan belajar yang paling urgen adalah tahapan belajar membaca dan tahapan paling utama adalah menafsirkan Al-Qur'an. Belajarlah sesuai dengan kemampuan, berdoa meminta bimbingan dari Allah agar dimudahkan. Belajar otodidak sangat berbeda hasilnya dibandingkan belajar bersama orang yang sudah lebih dahulu fasih. Karena belajar dengan talaqqi tidak sama hasilnya dengan belajar sendiri. Oleh karena itu penting untuk belajar Al-Qur'an kepada orang yang sudah bagus bacaannya agar hasil yang kita dapatkan dapat maksimal.

Mengajarkan dan Mengamalkan Al-Qur'an

Sampai tahap belajar selesai kita baru menyelesaikan setengah dari kebaikan, untuk melengkapi kebaikan menjadi manusia terbaik maka hendaknya kita harus bisa mengajarkan Al-Qur'an kepada orang lain, kerabat terutama pada keluarga kita. Beriringan dengan belajar dan mengajarkan Al-Qur'an sangat baik bila kita memulai secara bertahap untuk mengamalkan apa-apa yang kita baca dan kita pahami.

نسأل الله أن ينفع به. وبالله التوفيق

Wallahu a'alam bishawab

sumber: blogger muslim