25 November 2009

Sekedar “Catatan” Analisa Akhir Zaman


Mengawali tulisan ini,semoga kita dan para pembaca semua menjadi bagian dari pejuang Islam. Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam telah mengabarkan bahwa kaum muslimin akan berperang melawan bangsa Yahudi, beliau Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda :
“Tidak akan tiba hari kiamat sehingga kaum muslimin berperang melawan Yahudi. Sampai-sampai apabila orang Yahudi bersembunyi di balik pepohonan atau bebatuan, maka pohon dan batu itu akan berseru, ‘wahai Muslim, wahai hamba Alloh, ini orang Yahudi ada bersembunyi di balikku, kemarilah dan bunuhlah ia.’ Kecuali pohon Ghorqod, karena ia adalah pohon Yahudi.” (Muttafaq ‘alaihi dari Abu Hurairoh radhiyallahu ‘anhu).


A. Fase Zaman bagi Ummat Islam

Ummat Islam adalah ummat akhir zaman begitu juga nabinya yakni Nabi Muhammad saw merupakan nabi akhir zaman. Israiliyyat berpendapat (ditawaqufkan) usia ummat Islam atau lebih tepat usia akhir zaman adalah 1500 tahun (berdasarkan Hijriyah bukan Greogorian/Masihi) yakni dari kurun abad ke-6 hingga kurun abad ke-21. 

Maknanya, berkemungkinan kurun ke-21 adalah kurun waktu terakhir umat manusia di dunia. 
Untuk menggambarkan tempo 15 abad akhir zaman ini ada 5 fase kehidupan umat manusia dan lebih khusus lagi untuk ummat Islam, sebagai berikut: 

  1. Zaman Nubuwwah : Yakni semasa hayat Nabi Muhammad saw
  2. Zaman Khulafa Rasyidin : Yakni semasa era Saidina Abu Bakr, S.Umar, S.Uthman dan S. Ali ra
  3. Zaman Monarki/Diktator : Yakni dari zaman Umayyah, Abbasiyah, Uthmaniyah dan moden 
  4. Zaman Khalifah Rasyidin : Kembali semula kepada “Zaman yang Terpimpin” dibawah Imam al-Mahdi 
  5. Zaman Nubuwwah : Yakni semasa kedatangan Nabi Isa AS yg membawa kelangsungan dakwah agama Islam 
B. Gambaran Zaman Nubbuwwah : 
  1. Sebelum kiamat berlaku, akan terjadi berbagai fenomena alam yang amat dahsyat seperti tiupan sangkakala, matahari terbit dari barat, muncul Ya’juj dan Ma’juj 
  2. Sebelum terjadinya fenomena awal kiamat tersebut, turun terlebih dahulu Nabi Isa AS sebagaimana yang dijanjikan Allah SWT dan berhasil memakmurkan bumi dengan agama Islam 
  3. Sebelum turunnya Nabi Isa AS, munculnya Dajjal 
  4. Sebelum munculnya Dajjal, munculnya Imam Mahdi memimpin umat Islam 
  5. Sebelum munculnya Imam Mahdi, keluarnya Pembawa Panji-Panji Hitam (Bani Tamim) dari Timur 
  6. Sebelum munculnya Pemuda Bani Tamim, berlaku suatu peperangan awal yang membawa kepada penindasan dan kezaliman terhadap umat Islam 

C. Sekadar hipotesis :
     Keadaan jelang abad 15 H atau abad 21 Masehi:
  1. 1511 Hijrah (2087 M) sebagai tamatnya tempoh akhir zaman
  2. 40 tahun Qamariyyah sebelum 1511 Hijrah yakni bermula 1471 Hijrah (2048 M) sebagai era Nabi Isa AS
  3. 30 tahun Qamariyyah sebelum 1471 Hijrah yakni bermula 1441 Hijrah (2020 M) sebagai era Imam Mahdi
  4. 10 tahun Qamariyyah sebelum 1441 Hijrah yakni bermula 1431 Hijrah (2010 M) adalah era Israel
  5. 100 tahun Qamariyyah sebelum 1431 Hijrah yakni bermula 1331 Hijrah adalah era Amerika Syarikat
  6. 1000 tahun Qamariyyah sebelum 1331 Hijrah yakni bermula 331 Hijrah adalah era Salibiyah (Byzantin/Rom Timur, Rom Barat kemudian United Kingdom di zaman pra-moden)


D. Teori Kingdom of God / Iluminati (1000:100:10)
  1. Kingdom of God untuk 1000 tahun sebelum kurun ke-20 adalah fase kekuasaan kerajaan Byzantin yang kemudiannya diwarisi oleh United Kingdom (Britain).
  2. Kingdom of God berikutnya diwarisi oleh Amerika Serikat untuk tempoh 100 tahun yakni pada abad ke-20 jelang abad ke-21. 
  3. Pamuncaknya adalah Kingdom of God (Golden Age) adalah pada tempoh 10 tahun berikutnya yang diwarisi oleh kekuasan Zionist Israel.
  4. Tahun 2010 adalah jangka waktu permulaan bibit-bibit kekuasaaan Israel dan ini akan semakin jelas tertayang kepada duniauntuk menggantikan posisi AS. Diperkirakan tahun 2020 adalah pamuncaknya.
  5. Visi “Israel 2020” melambangkan “Golden Age” untuk Kingdom of God bagi Israel bukan tidak mungkin, disaat ini ada “Pemimpin Yang Ditunggu” yakni Dajjal yang kemungkinannya akan muncul menzahirkan diri, berdasarkan perancangannya menjadi pemimpin “Israel 2020”
  6. Permulaan terjungkalnya kekuasaan Amerika Serikat berawal dari tahun 2010 sebagai akibat krisis ekonomi global. Bersamaan dengan mulai mengendurnya kekuasaan AS atas dunia, geopolitik dunia mulai berubah karena negara-negara seperti China di kawasan Asia,Rusia di kawasan Eropa Timur,India  maupun blok Europa akan berusaha menguatkan entitasnya masing-masing memberi kesan khusus pada kejatuhan AS. Adapun, Israel tetap "behind the scene".
E. Fase Perang
    Peperangan yang akan berlangsung ditandai dengan sasaran kepada negara-negara berikut:
  1. Korea Utara 
  2. Palestina Libanon (Hezbollah)
  3. Syria atau Suriah
  4. Mesir 
  5. Iran. 
          Kenapa sasarannya negara -negara tersebut ? 
  • Karena Korea Utara terletak paling Timur dan mempunyai potensi besar menyemarakkan api perang (huru-hara) dari Timur.
  •  Korut terletak berdampingan dengan China dan Rusia dan dekat juga dengan wilayah negara-negara kepulauan di Asia Pasifik. Dengan menguasai Korut, bermakna bahwa Yahudi AS/Israel dapat mengawal China dan Rusia sekaligus guna mengukuhkan penguasaan atas kawasan Asia Timur termasuk didalamnya wilayah Asia Tenggara. Walaupun AS telah menempatkan pasukan tenteranya di Korea Selatan dan Jepang, penjajahan keatas Korut akhirnya memberi jalan pada Yahudi AS/Israel bisa berkuasa mutlak di negara tersebut sambil bisa mengontrol Korea Selatan dan Jepang serta negara negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) lainnya.
  • Penguasaan terhadap terhadap Korea Utara seperti yang berlaku terhadap Iraq dan Afghanistan, memancing perlawanan terhadap Yahudi AS/Israel dan ini akan menjadi awal kebangkitan dunia Islam. Israel dan Iraq di Asia Barat, Afghanistan di Asia Tengah dan Selatan dan Korea Utara di Asia Timur.
  • Perang atas wilayah Libanon/Syria/Mesir adalah atas Tujuan dan Misi Israel Raya yang ingin menguasai dunia dan memperluas jajahan dari mulai Sungai Nil ke Sungai Euphrates
  • Perang keatas Iran, secara dhohir mungkin tapi tersirat didalamnya bisa mustahil karena akan menjadi penyebab kesan kezaliman yang lebih luas atas ummat Islam secara  langsung.
D. Dajjal dan umat Islam:
  

Ulama itu pewaris nabi. Siapa mereka? 
Mereka adalah ulama-ulama yang mencapai makam dan derajat tinggi dan bergerak menyentuh hati-hati manusia. Mereka adalah para wali Allah. Semua wali adalah ulama tapi tidak semuanya ulama adalah wali Allah. Merekalah yang membimbing ummat Islam di akhir zaman selepas wafatnya Nabi SAW. 

Illuminati dan Dajjal adalah underground Yahudi, 

Fitnah-fitnah Dajjal yang menyerang ummat Islam dari semua penjuru termasuk juga menggunakan ummat Islam itu sendiri. Mereka gunakan sebagai agen,iklan dan berusaha menghalang kebangkitan Islam dari dalam.

Sesungguhnya gerakan kerja Nubbuwah dan para Wali Allah adalah penggerak underground untuk umat Islam. 
Pembawa Panji Hitam akan muncul terlebih dahulu sebelum munculnya Imam al-Mahdi. Pembawa Panji Hitam kemudian disambut oleh Imam al-Mahdi. Sungguhnya para Wali Allah lagi arif mengatasi serangan Dajjal dalam mematikan kalimah taqwa sampai dihati setiap umat Islam 
Guna menghadapi "Kebijakan dan geniusnya" Dajjal yang menyandarkan pada akal, maka akan dihadapi dengan kearifan para wali Allah berbekalkan mata hati yang dilimpahi nur Ilahi. Secara zahirnya diakhir zaman, kebijakan Dajjal dan pengikutnya adalah dengan pakaian dan gaya hidup “Canggih, Moden, Hebat, Wah”, hanya lewat taufik hidayah Allah SWT maka kearifan para wali Allah dan insan-insan beriman yang akan berhadapan dan memerangi Dajjal.  Secara dzahir lewat dakwah yang membentuk sifat dan bentuk amal sebagaimana Nabi SAW dan para sahabatnya yang setia.
Sifat-sifat yang mesti tampak sebagai pembela ummat tersebut diantaranya:
  1. Beliau biasanya memaafkan musuh dan para sahabat-sahabatnya yang menyakitinya. Di perang Uhud beliau berdoa untuk kaum kafir yang menyebabkan mulutnya berdarah,“Ya Allah maafkan mereka yang tidak tahu” 
  2. Beliau sangat penyantun. Beliau biasa memberi minum hewan piaraanya dengan ember dan menunggunya hingga selesai. Beliau membersihkan wajah dan mata kuda tungganganya. 
  3. Ketika dipanggil, beliau menjawab dengan berkata “labaik” (ya!) Beliau tidak pernah melangkahi orang lain. Beliau biasa duduk di kedua kakinya. Ketika menunggang hewan dan melihat ada orang yang berjalan, beliau mengajak orang itu menumpang di hewan tunggangannya. 
  4. Beliau tidak memandang dirinya memiliki kelebihan dibanding lainnya. Ketika sedang berada dalam sebuah perjalanan bersama sahabat-sahabatnya mereka bermaksud memasak seekor kambing. Salah seorang di antara mereka memberikan kambingnya. Ada yang menawarkan diri mengulitinya. Ada yang menawarkan sebagai juru masak. Rasulullah SAW kemudian menawarkan dirinya mencari kayu bakar. Para sahabat berkata “Ya Rasulullah Anda duduk sajalah. Kami yang akan mencari kayunya.”
  5. Beliau menjawab “ya! saya tahu Anda semua siap melakukannya. Tetapi saya tidak ingin duduk-duduk saja sementara yang lain bekerja. Allah tidak suka kalau ada yang duduk-duduk saja sedang yang lain bekerja. ” Beliau lalu berdiri dan pergi mencari kayu bakar. 
  6. Ketika beliau mengunjungi sahabat-sahabatnya beliau tidak selalu duduk di bagian depan. Beliau mencari tempat yang kosong. Ketika beliau datang, sahabat-sahabatnya cepat-cepat berdiri. Beliau berujar “janganlah kalian berdiri untuk menghormatiku bersikaplah biasa seperti ketika kalian kedatangan orang lain. Saya seperti orang lain. Saya makan seperti yang lainnya. Sayapun duduk kalau lelah.” 
  7. Seringkali nabi duduk di kedua lututnya. Beliau juga pernah berdiri menggunakan lututnya ketika memeluk menyambut sahabat-sahabatnya. Beliau tidak pernah membedakan makanan untuknya dan para pembantunya, demikian juga dalam hal berpakaian. Beliau sering membantu pelayannya menyelesaikan pekerjaan. Beliau tidak pernah menyumpahi atau menyakiti orang lain. Anas bin Malik, yang setia melayaninya berkata, “aku menjadi pelayan Rasulullah selama 10 tahun. Beliau membantuku lebih sering dibanding aku membantunya. Beliau tidak pernah memarahiku. Beliau tidak pernah berkata kasar kepadaku.” 
  8. Beliau suka menambal sendiri pakaiannya yang sobek, memerah susu kambingnya, dan memberi minum hewan piaraannya. Beliau sering membawa barang-barang belanjaan sendiri ke rumahnya. Dalam perjalanan, beliau sering memberi makan hewan tunggangannya. Kadang-kadang beliau melakukannya sendiri dan kadang-kadang dilakukan oleh pelayannya. 
  9. Ketika beliau dipanggil dengan sebutan pelayan oleh seorang pelayan, sebuah kebiasaan di Madinah, beliau lalu berjalan dengan pelayan itu beriringan. 
  10. Beliau sering mengunjungi orang yang sakit dan menghadiri pemakamannya. Untuk menggembirakan hati si sakit, beliau mengunjunginya meskipun si sakit kafir atau munafik. 
  11. Setelah beliau melaksanakan sholat subuh di Masjid, beliau menghampiri para sahabatnya sambil berkata: “Adakah yang sakit? Bila ada mari kita mengunjunginya.” Kemudian beliau juga berkata:”adakah yang meninggal?Bila ada mari kita membantunya.”Kemudian beliau sering juga berkata:”adakah di antara kalian yang bermimpi sesuatu? Bila ada mari kita tafsirkan mimpinya.” Bila ada yang meninggal beliau membantu menyiapkan pemakamnnya dan menyolatkannya serta menghadiri pemakamannya. 
  12. Ketika beliau tidak melihat sahabat-sahabatnya selama tiga hari beliau akan menanyaknnya. Bila sahabatnya itu sedang bepergian beliau mendoakannya, atau bila sahabatnya ada dikotanya beliau akan mengunjunginya. 
  13. Beliau selalu mendahului menyambut orang lain yang dijumpainya. 
  14. Beliau suka mengendarai unta, keledai, dan kadang-kadang mengajak oranglain menunggang bersamanya. 
  15. Beliau suka melayani tamunya dan para sahabatnya dan beliau menyatakan: “orang yang paling dekat dengan masyaraktnya adalah orang yang selalu melayani orang lain.” 
  16. Tidak seorang pun pernah menyaksikan beliau tertawa terbahak-bahak. Beliau suka tersenyum kecil. Kadang-kadang gigi depannya tampak ketika beliau tertawa. 
  17. Beliau selalu tampak hati-hati dan cermat. Beliau suka berbicara pelan-pelan. Beliau biasa memulai pembicaraan dengan senyum. 
  18. Beliau tidak pernah berbicara yang mubazir atau tanpa keperluan. Bila beliau memerlukan sesuatu beliau akan berbicara dengan singkat dan jelas. Terkadang beliau mengulangi pembicaraan sampai tiga kali agar bias dipahami. 
  19. Beliau biasa bercanda dengan orang-orang asing, orang yang pernah dikenalnya, anak-anak, wanita tua, dan wanita yang menjadi mahramnya (yang tidak boleh dinikahi). Namun demikian, hal itu tidak membuatnya lupa kepada Allah. 
  20. Tak seorang pun sanggup melihatnya berlama-lama karena kemulyaannya. Bila seseorang melihatnya, ia pasti mulai berkeringat. Beliau sering berkata janganlah engkau ..dirimu! saya bukanlah raja. Saya bukanlah penjahat. Saya adalah anak dari seorang wanita dan saya juga makan daging kering.” Sehingga orang lain hilang kekuatirannya dan menjelaskan masalah yang dihadapinya. 
  21. Beliau tidak memiliki pengawal atau penjaga. Setiap orang dapat menemuinya dan mengutarakan masalahnya. 
  22. Beliau sangat pemalu. Beliau biasa memperhatikan wajah orang yang mengajaknya berbicara. 
  23. Beliau tidak pernah mempermalukan orang akibat kesalahannya. Beliau tidak pernah mengeluhkan orang lain. Kalau beliau tidak senang dengan kata-kata atau perbuatan orang lain maka beliau berkata: “heran koq ada orang yang kelakuannya seperti itu.” 
  24. Meskipun beliau orang yang memiliki keutamaan, beliau berkata: “Di antara kalian akulah orang yang paling paham tentang Allah dan paling takut kepada-Nya. Bila kalian tahu apa yang aku ketahui maka kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” 
  25. Hatinya sangat mulya dan memiliki keberanian. Di perang Hunain, banyak tentara Muslim lari mengumpulkan harta rampasan perang. Akibatnya di sekitarbeliau hanya tinggal beberapa orang saja. Selanjutnya pasukan musuh menyerang secara tiba-tiba dan mereka mengelilingi Rasulullah. Namun Rasululllah tidak bisa ditaklukan.

Cerdiknya Dajjal mampu menyembunyikan diri sampai masa yang ditetapkan dan Dajjal akan berusaha menghapuskan Ahlul Bait yang berpotensi menjadi Imam Mahdi, sesungguhnya Imam Mahdi akan lahir dalam nasab ahlul bait yang tersembunyi (The Hidden Golden Chain), sehingga menunggu ditaklifkan dalam satu malam oleh Allah, Imam al-Mahdi akan membesar terpelihara karena berada dalam penjagaaAllah melalui para Wali-Nya 

Kebangkitan Islam akhir zaman pasti datang daripada bangsa A’jam dari Timur. Dari bangsa inilah lahirnya Pembawa Panji Hitam dan Imam al-Mahdi  Terdapat pelbagai riwayat bertulis seperti melalui hadist tentang Pembawa Panji Hitam dan Imam al-Mahdi. Terdapat juga riwayat yang datang bersumber daripada pandangan para ulama.

Beberapa kalangan dari orang alim berpendapat, Pembawa Panji Hitam dan Imam al-Mahdi adalah dua pemuda yang datang daripada nasab Rasulullah SAW melalui Sayidina Hassan dan Sayidina Hussein yakni Ahlul Bait yang tersembunyi keturunan dan susur galurnya. Moyang mereka adalah keturunan para syarif/ahlul bait yang datang daripada Haramain berhijrah ke Timur yakni di kawasan Nusantara untuk menyebar dakwah Islam. Kedua-duanya adalah ahlul bait yang masih berdarah Quraisy cuma telah berubah sifat luarannya menjadi A’jam. Kedua-duanya dilahirkan kemudian membesar tetapi dalam penjagaan Allah melalui para wali-Nya. Bahkan, diri mereka sendiri tidak mengetahui dan mengenali diri mereka sampai ke suatu masa yang Allah SWT tetapkan. 

Maka, mereka tidak sesekali menisbatkan diri mereka sendiri tetapi ummat yang akan membaiat mereka sebagai pemimpin ummat Islam. Kedua-duanya hidup dalam kesusahan dan fitnah dunia tetapi dijanjikan Allah dengan kehidupan akhirat yang bahagia. Pembawa Panji Hitam adalah pembantu Imam al-Mahdi kelak sebagaimana Nabi Harun bersama  Nabi Musa, seperti Abu bakar bersama Rasulullah SAW dan seperti Sayidina Hussein dan Sayidina Hassan. Mereka akan membangkitkan Islam untuk masa waktu yang menyamai masa zaman khulafaur Rasyidin yakni selama 30 tahun sebelum kedatangan Nabi Isa AS. 


Apa yang telah disampaikan ini, sekadar pandangan penulis. Akhir kalam, kita sama-sama memohon kepada Allah SWT semoga kita dikuatkan “Iman,Islam,Ihsan” kita, tertanam dengan teguh kanya berharap dan takut hanya kepada Allah semata. 

Ingat! Hanya Muslim yang benar iman  dan bertaqwa saja yang akan dipilih membela Islam dan yang akan mampu mengarungi dahsyatnya fitnah Dajjal di akhir zaman.


Semoga kita dipilih Allah SWT sampai lahirnya pemimpin Islam - Imam al-Mahdi

Dari Allah kita datang, dan hanya kepada Dia-lah kita akan kembali. Amiin.


Wallahu a’lam bish shawab -  Bissmillah